Sabtu, 28 September 2013

Pengertian Masyarakat

Masyarakat
1.    Definisi
a. Emile Durkheim
Masyarakat adalah suatu kenyataan objektif individu - individu yang merupakan anggota-anggotanya.

b. Karl Marx
Masyarakat adalah suatu struktur yang menderita ketegangan organisasi ataupun perkembangan karena adanya pertentangan antara kelompok-kelompok yang terpecah-pecah secara ekonomis.

c. Max Weber
Masyarakat adalah suatu  struktur atau aksi yang pada pokoknya ditentukan oleh harapan dan nilai-nilai yang dominan pada warganya.

d. Koentjaraningrat
Masyarakat adalah kesatuan hidup dari makhluk-makhluk manusia yang terikat oleh suatu sistem adat istiadat tertentu.

e. Mayor Polak
Masyarakat adalah wadah segenap antar hubungan social yang terdiri dari banyak sekali kolektivitas serta kelompok, dan tiap-tiap kelompok terdiri lagi atas kelompok-kelompok yang lebih kecil (subkelompok).

f. Roucek dan Warren
Masyarakat adalah sekelompok manusia yang memiliki rasa dan kesadaran bersama, di mana mereka berdiam (bertempat tinggal) dalam daerah yang sama yang sebagian besar atau seluruh warganya memperlihatkan adanya adat istiadat serta aktivitas yang sama pula.

g. Paul B. Horton
Masyarakat adalah sekumpulan manusia yang secara relative mandiri, yang hidup bersama-sama cukup lama, yang mendiami suatu wilayah tertentu, memiliki kebudayaan yang sama dan melakukan sebagian besar kegiatan dalam kelompok itu. Pada bagian lain Horton mengemukakan bahwa masyarakat adalah suatu organisasi manusia yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya.

Dari beberapa pengertian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa masyarakat dapat dibedakan dalam pengertian natural dan kultural.

a. Masyarakat dalam pengertian natural
adalah community yang ditandai oleh adanya persamaan tempat tinggal (the same geographic area). Misalnya masyarakat Sunda, masyarakat Jawa, masyarakat Batak, Minang dan sebagainya.



b. Masyarakat dalam pengertian kultural
adalah society yang keberadaannya tidak terikat oleh the same geographic area, melainkan hasil dinamika kebudayaan peradaban manusia. Misalnya masyarakat pelajar, masyarakat petani, dan sebagainya.

Soerjono Soekanto mengemukakan bahwa ciri-ciri suatu masyarakat pada umumnya adalah sebagai berikut.
a.    Manusia yang hidup bersama, sekurang-kurangnya terdiri atas dua orang.
b.    Bercampur atau bergaul dalam waktu yang cukup lama. Berkumpulnya manusia akan menimbulkan manusiamanusia baru. Sebagai akibat hidup bersama itu, timbul sistem komunikasi dan peraturan-peraturan yang mengatur hubungan antarmanusia.
c.    Sadar bahwa mereka merupakan satu-kesatuan.
d.     Merupakan suatu sistem hidup bersama. Sistem kehidupan bersama menimbulkan kebudayaan karena mereka merasa dirinya terikat satu dengan lainnya.

Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa Masyarakat adalah : kumpulan atau organisasi manusia dalam jumlah relatif besar saling berhubungan ,baik antara individu dengan kelompok maupun antarkelompok sehingga menjadi satu kesatuan sosial budaya.saling bekerja sama dan berada dalam batas-batas atau tempat tertentu ( desa, kecamatan, kabupaten, propinsi ) yang berlangsung dalam jangka waktu yang relatif lama serta memiliki norma atau aturan tertentu yang menjadi pedoman dalam sistem tata kelakuan dan hubungan warga masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya.

2.    Ciri masyarakat sederhana, madya dan moderen
a.    Masyarakat Sederhana
Ciri-ciri struktur sosial dan budaya pada Masyarakat Sederhana:
1.    Ikatan keluara dan masyarakatnya sangat kuat
2.    Organisasi sosial berdasarkan tradisi turun-temurun
3.    Memiliki kepercayaan yang kuat terhadap hal-hal gaib.
4.    Tidak memiliki lembaga-lembaga khusus, seperti lembaga pendidikan.
5.    Hukum yang berlaku tidak tertulis.
6.    Sebagian besar produksi hanya untuk keperluan keluarga sendiri atau untuk pasaran dalam skala kecil.
7.    kegiatan ekonomi dan sosial dilakukan dengan gotong royong.
b.     Masyarakat Madya
 Curu-ciri struktur sosial dan budaya pada masyarakt madya

1.    Ikaran keluarga masih kuat, tetapi hubungan dngan masyarakat setempat sudah mengendor
2.    Adat-istiadat masih dihormati, tetapi mulai terbuka dengan pengaruh dari luar.
3.    Masyarakat mulai berfikir rasional
4.    Timbulnya lembaga-lembaga pendidikan formal sampai tingkat lanjutan.
5.    Hukum tertulis mulai mendampingi hukum tidak tertulis
6.    memberi kesempatan pada produksi pasar sehingga muncul diferensiasi dalam struktur masyarakat.
7.    gotong royong hamya untuk keperluan di kalangan tetangga dan kerabat dekat, sedangkan kegiatan ekonomi di lakukana tas dasar uang
c.     Masyarakat Modern
Ciri-ciri struktur sosial dan budaya masyarakat modern

1.    Hubungan sosial didasarkan atas kepentingan pribadi
2.    hubungan dengan masyarakat lainnya sudah terbuka dan saling mempengaruhi
3.    kepercayaan terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi sangat kuat.
4.    terdapat stratifikasi sosial atas dasar keahlian
5.    tingkat pendidikan formal tinggi
6.    hukum yang berlaku adalah hukum tertulis
7.    ekonomi hampir seluruhnya merupakan ekonomipasar yang di dasar atas penggunaan uang dan alat pembayaran lain.
Sumber :
Tim Sosiologi, Sosiologi 2( Suatu Kajian Kehidupan Masyarakat). 2007. Jakarta : Yudhistira
http://www.bukupr.com/2013/02/pengertian-komunitas-dan-pengelompokkan.html
http://www.slideshare.net/edypurnomo70/manusia-dan-masyarakat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar